Mengapa belum sukses?

Wahai kawan, saya bingung apa yang saya tuliskan lagi. Setiap manusia mempunyai masa lalu. Entah apapun masa lalu itu, yang pasti tidak semua orang mudah untuk melupakannya. Perenungan itu selalu membuatku menyesal. Entah kepada siapa saya berkeluh kesah. Sudah tidak ada orang yang saya percayai di dunia ini. Mengapa saya belum sukses?

Di dalam hati ini terjadi perdebatan. Salah satu hati yang bijak berkata “bukan mengapa saya belum sukses wahai diriku?, tetapi apa yang menyebabkan saya belum sukses?”. Dua pertanyaan yang sangat mirip sekali. Tetapi tentu menghasilkan jawaban yang sangat berbeda. Baiklah mari kita kupas kawan.Ketika ada sebuah pertanyaan mengapa saya belum sukses, tentu jawaban yang terjadi adalah dalih – dalih atau sebuah alasan pembenaran yang seringkali tidak benar. Banyak diantara kita menjawab “karena saya tidak punya uang, karena orang tua saya bukan orang kaya, karena saya tidak beruntung, dan lain masih ribuan jawaban pembenaran”. Jawaban itu tidak akan pernah membuat kita CHANGE untuk lebih baik.

Ketika di dalam mindset kita mempunyai sebuah paradigma yang bagus maka perlu adanya pergeseran pertanyaan “apa yang menyebabkan saya belum sukses?”. Tentu banyak jawaban negatif yang terjadi dalam pertanyaan ini. Akan tetapi jawaban itu merupakan intropeksi diri kita agar ke depan kita lebih berhati – hati dalam melsayakan sebuah tindakan. Kira – kira ketika saya menjawab pertanyaan itu akan keluar kata – kata seperti ini “saya selalu menyakiti hati orang tua saya, saya banyak menipu orang, saya tidak mengembalikan utang yang seharusnya saya bayar, saya terlalu malas, saya tidak mendengarkan orang lain, saya terlalu sombong, saya terlalu ceroboh.”

Beberapa jawaban di atas terkesan negatif, akan tetapi berapa banyak poin – poin luar biasa yang kita temukan. Menemukan sebuah penyakit yang ada di dalam diri saya. Tentu dengan mengetahui penyakit itu dengan mudah akan terobati. Ibarat seorang dokter yang dapat menuliskan resep apabila sudah mengetahui penyakit si pasien. Tentu dengan mengetahui penyakit hati, kita mampu untuk CHANGE pola paradigma yang lebih baik untuk menuju kesuksesan.

Penyakit yang paling berbahaya ketika seseroang tidak mengetahui apa penyakit yang dideritanya. Ketika ada seorang yang sakit perut kemudian diberikan sakit kepala, apa yang terjadi? Bukannya sembuh, justru ada kemungkinan penyakitnya semakin parah. Itu juga dengan penyakit kesuksesan. Apabila anda tidak bisa menemukan penyakit yang menyebabkan anda belum sukses, maka anda tidak pernah sembuh. Jadi temukan penyakit anda dan segera obati dengan obat yang benar. Siapa yang tahu obat yang tepat? jawabannya adalah anda sendiri yang tahu. Tanyakan pada diri anda! Andalah dokter jiwa untuk diri anda sendiri. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi teman – teman semua.

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro
This entry was posted in Article. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>